You're Cold by Heize (Ost. It's Okay to Not be Okay)

19:06 LuqyLugy 0 Comments

Halloo... selamatttt apa yaa? hahaha gila gue gaje bener dah. Minggu ini gue mau posting lirik lagu koreyah lagi. Yuhu. Minggu depan atau bulan depan lirik lagu barat. Ada satu lagu yang lagi suka gue dengerin tapi belum sanggup gue ketik. Oke skip. Bukan lagu itu yang pengen gue ceritain.

It's okay to NOT be okay, sebuah drama korea yang digadang-gadang bisa sukses soalnya pemainnya visual couple. Beuh. Beneran, lo nonton drama itu bakal dimanjain sama visual main castnya, framing gambarnya, animasi yang ada di ceritanya, lalu tidak lupa ostnya yang dalem. Walaupun gue masih lebih suka sama Ostnya Goblin yang dinyanyiin Ailee para pecinta drakor pasti tau banget. Tapi lirik di lagu Heize ini beuhh, Mantap jiwa. Malahan lirik ini pengen gue bikin versi mini storynya juga. Semoga ada ilham yang menghampiri diriku ini, kadang ada ilhamnya males aja eksekusinya. Marahin ajaaaa gue!

Well, drama ini di claim adalah salah satu drama family, healing drama. Garis bawah yaa healing drama, tapi gue selama nonton ini drama makin ikut psycho kek si Ko Moon Young (lead female). Karena ini healing drama ost yang udah keluar sampe di postingan ini terbit udah tiga. Semuanya punya makna yang dalem, menurut gue. Oke, ini pembukaan yang paling panjang keknya.

Perlu digaris bawahi kalau gue menerjemahkan lagu korea itu interpretasi dari lirik Inggrisnya yang gue temukan diberbagai macam platform. So, mungkin dari lirik-lirik itu bisa saja ada yang salah interpretasi mohon dimaafkan yaa. Have fun!

Pict by Google

When I hear your voice
My breathing get quicker
Ketika aku mendengar suara mu
Nafasku terasa lebih cepat

For a very long time
Without even knowing
I was being colored by you
Untuk waktu yang lama
tanpa pernah mengetahui
aku telah dan masih diwarnai oleh mu

I wonder when it started
But my time has been following you
Aku mengira-ngira kapan hal itu dimulai
Tetapi waktuku telah mengikuti mu

You still haven't come
And I'm already afraid of the days without you
Kamu masih belum juga datang
Dan aku sudah mulai takut hari-hari tanpamu

Pernah gak ngalamin perasaan ketika lo cuman denger suaranya aja lo bakal senang? sedih? sesak? kek ada sesuatu yang ada di dalam diri lo, tapi gak bisa lo keluarin juga. Well, I've one with one person. Hanya disatu orang itu aja. Berkali kali gue dengerin suaranya untuk pertama kalinya pasti ada sesuatu yang gak bisa gue jelasin pake kata-kata dihati gue. Tanpa sadar, itu udah hampir separuh hidup gue, selalu begitu. Menurut gue, bener juga tanpa sadar rasa-rasa itu mewarnai hidup gue. Kalau dilirik ini keliatan kalau yang merasa perasaan itu menunggu, menunggu hari-hari dimana dia akan melewati hari-hari bersama orang yang ditunggunya. Satu yang gue tau pasti melalui hari-hari tanpa seseorang itu hal yang mengerikan. Tanpa ada tempat tumpuan, tanpa ada yang mewarnai diri lo juga. Sehari mungkin bisa buat healing, berhari-berhari itu bisa jadi gejala lo butuh pertolongan. Who knows?

Like a lie
I see how I'm getting so affectionate to you
Seperti sebuah kebohongan
Aku melihat bagaimana aku menjadi terpaku padamu

what is it about you?
why do I keep following you and changing?
Apa itu tentang mu?
Kenapa aku tetap mengikutimu dan terus berubah?

You take my breath away
my everything
Kamu mengambil seluruh nafasku
segalanya bagiku

Seseorang yang terpaku pada orang yang dicintai. Apakah semua orang yang mencinta selalu seperti ini? Kalo gue sih bakal bilang ini obsesi. Tapi kan ini lirik lagu yaa penggambaran kalau orang ini amat sangat mencintai orang itu. Gimana rasanya mencintai seseorang? Indah? menyiksa? Selalu ingin mendapatkan balasan? Give and take? or Give and give? Apakah ketika mencintai seseorang segalanya yang kita punya akan menjadi milikinya juga?

they say the one who loves more, hurts more
I wanted you so so much that it hurts
Mereka berkata seseorang yang lebih mencintai, ia akan lebih terluka
Aku sangat menginginkan mu dan itu rasanya sakit

You're so cold and you're so hurtful
But I wonder why, I can't let you go
Kamu sangat dingin dan kamu sangat menyakitkan
Tetapi mengapa aku mendambakan dirimu, Aku tak bisa melepaskanmu

Damn I hate this part so much. Gue merasakan gimana rasanya mencintai sangat dalam untuk pertama kalinya dan pertama kalinya juga merasa tersakit dengan begitu dalam. Dari hal itu setiap gue menjalani suatu hubungan tidak pernah terasa baik. Gue gak pernah menyalahkan orang itu, tapi juga gak pernah menyalahkan diri gue sendiri. Cuma sering bilang gue bodoh aja. Yaa... walaupun sudah sesakit itu, sebodoh itu, melepaskan begitu sulit. Dalam artian gue gak tetap mencintai juga hanya lebih tetap disampingnya entah terlihat ataupun tidak terlihat. Pernah merasakan? Semoga pengalaman lo gak semenyakitkan gue, kalaupun lebih menyakitkan semoga tidak membutuhkan waktu yang lama untuk sembuh :) Gue? bertahun-tahun.

Where does the path to my heart begin?
When did it start to point to you?
Even when I don't open my eyes, I keep thinking of you
Dimana jalan untuk hatiku memulai?Sejak kapan dimulai untukmu?
Bahkan ketika aku tidak membuka mataku, aku tetap memikirkan mu

If it's with you
I think I could do a crazy love
 
Jika itu bersamamu
Aku merasa aku bisa melakukan cinta yang gila

Oh kalo gue sama siapa aja bisa melakukan cinta yang gila. Justru yang normal itu bukanlah jalan ninjaku. wkwkwk. Oke maafkan. Tapi dilagu ini seseorang yang bisa melakukan cinta yang gila hanya karena dia sungguh-sungguh menyayanginya. Lucu yaa, kadang sayang sama orang itu gak tau tempat dan waktu tapi malah dipertanyakan "sejak kapan?" dan jawabanya lucu-lucu juga "sejak pertama kita ketemu" "gak tau, mungkin gara-gara kita chatingan terus gue ngerasa nyaman sama lo" eaaaa. Itu bukan template gue ke cowok cowok ya, gue sering aja liat di drama-drama sama film. Serius, lo bisa menjadi gila ketika, lo sayang sama orang. Untuk kasus gue, sama siapa aja gue bisa gila tapi bukan berarti gue sayang sama dia. Jangan ditiru, sekarang gue malah tidak punya rasa apa-apa, keabisan gilanya. Semangat, buat crazy lovenya guysss. Perasaan ini lagunya mellow gitu kenapa gue nulisnya jadi kek curhat. Semangat bener. 

I get scared without you
Now it hurts
As if I can't breath 
Aku ketakutan tanpa mu
Sekarang ini menyakitkan
Seolah-olah aku tidak mampu bernafas

You take my breath away 
my everything

Yang gue garis miringin sama aja artinya. Walaupun gila gini dalam menjalin hubungan, gue pernah juga mengalami ketakutan tanpa seseorang. Tanpa bokap gue. Sesak. Persis kayak begini. Sesak, ketakutan, panik. Seolah-olah semuanya diambil secara paksa. Tanpa aba-aba. Tanpa adanya peringatan untuk mempersiapkan hati. Bodohnya, mau diperingatkan, dipersiapkan seteguh apapun hati untuk jangan sampai terluka terlalu dalam ketika ditinggalkan, rasanya selalu sama ketika ditinggal secara tiba-tiba. Diambil paksa, tanpa persetujuan.

They say the one who loves more, hurts more 
I wanted you so so much that it hurts 
You're so cold and you're so hurtful 
But I wonder why, I can't let you go

If a book's ending was cold, I wouldn't even read it
Who would smile while listening to a sad story?
Jika sebuah buku memiliki akhir yang dingin (tanpa perasaan), aku tidak akan pernah membacanya
Memangnya siapa yang tersenyum ketika mendengarkan cerita yang menyedihkan?

But strangely, I keep opening you up
Page by page, I've fallen deeply as I read into you
Tapi anehnya, Aku tetap membuka dirimu
Halaman demi halaman, Aku terjatuh semakin dalam seolah aku membaca kedalam dirimu

Suddenly, I found myself crying so hard, I couldn't breathe
Because now, I can't close this book 
tiba-tiba aku menemukan diriku menangis tersedu-sedu, Aku bahkan tidak mampu untuk bernafas
Karena sekarang, Aku tidak ingin menutup buku ini

Gue suka bangettt bangettt sama perumpamaan dilirik ini. Suka banget. Siapa emangnya yang mau membaca buku yang menyedihkan. Gue. Gue baca. Kemudian menyumpahi penulisnya. Setelah mata gue bengkak sebengkaknya gara-gara nangis. Membaca orang? Dulu gue pernah bilang sama sahabat gue, kalau orang itu bagai buku. Kadang ada yang ketebak jalur kisahnya, sama kayak manusia yang ketebak pas ngedeketin maunya apa. Atau keliatan bacaannya mau dibawa kemana, ada yang bisa ditebak. Banyak bahkan. Tapi kalau seseorang ini, adalah orang yang bahkan hingga detik ini gak pernah bisa gue tebak. Bahkan halaman demi halamannya seolah membaca cerita yang berbeda. Tapi anehnya kita seolah bisa saling membaca dari tatapan. Uwuw. Enggak kok :) Gue bercanda. Sampai sekarang gue tetap gak bisa baca dia, tapi sampai sekarang juga gue masih simpan bukunya disuatu tempat yang kadang gue buka untuk melihat halaman-halaman yang pernah gue baca dan sudah sanggup untuk menutupnya suatu saat. Mungkin kalu diumpamakan seperti itu.

(I cried until I couldn't breath
Even though this sad story is so typical
Now it became a book I can't close
Now I can't let you go anymore)
Aku menagis hingga aku tak mampu untuk bernafas
Meskipun ini adalah sebuah cerita sedih yang sangat jelas
Sekarang ini menjadi sebuah buku yang tak dapat ku tutup
Sekarang aku tak akan melepaskan mu pergi lagi

Waaahhhhh... ketika memutuskan untuk membaca buku maka, kamu harus bertanggung jawab terhadap buku itu, entah ingin membacanya sampai selesai atau hanya membaca separuh. Terkadang ada keadaan yang mana kita masih ingin membaca buku itu namun, sang pemilik sudah menarik kembali buku itu. Ada juga yang berbagi untuk membaca buku itu bersama. Ada juga yang akan memutuskan untuk sama sekali tidak melanjutkan membaca buku itu bukan karena pemiliknya melainkan dirinya sendiri lelah dalam membaca dan memahaminya. Banyak keadaan-keadaan yang terkadang kita tidak mengerti kenapa harus dibaca dan dipahami, tapi dengan sendiri berusaha untuk memahami. Dilirik ini gue belajar seseorang yang berjuang membaca buku yang menyedihkan walaupun tau bagaimana sulitnya atas buku itu. Kalau lo lebih milih buku apa yang dibaca? :)

Eng Trasn by popgasa lirik akses (https://kgasa.com/heize-youre-cold/)

0 comments: