Gimana kalau mati besok? benar benar mati.

16:51 LuqyLugy 0 Comments

Makin hari ini blog makin glommy. wkakaka. Serius. Iyaah maap. Sensi banget sih gue.
Kata orang umur 20 tahunan lagi menjalani life quarter crisis. Gue gak ngerti artinya apa. Ada yang tau? cuman sekelebat gue baca di twitter, dan sahabat gue yang amat sok tau selalu nyebut tentang hal itu.
Kata dia sih saat-saat krisis dalam hidup kita, dimana kita lagi menjalani puber kedua kita proses pematangan diri. Bukan. Bukan matang kek daging yang disate gitu. Bukan. Pematangan diri menjadi diri yang lebih dewasa. Lagi masa pindah-pindah, sebentar mau jadi itu sebentar mau jadi ini lah. Dan masalah datang dari mana sajaa.... hahahaha.

Baru aja gue ngepost di IG gue bilang "cara orang bernafas bedabeda". Gue abis ngeliat bapak-bapak lagi panen padi. Kemudian berpikir, orang kalau lagi kerja kayak begitu kepalanya ikut mikir gak ya kayak gue. Gimana nanti kalau misalnya si tanaman padi itu terjual. Gue pasti mikir dan punya khayalan-khayalan seperti itu. Orang menjalani hidupnya sama seperti yang gue lakuin. Walaupun gue pegang hp even sekarang lagi ngetik gue bisa mikirin teman gue yang akhir akhir ini mau suicide. Maksud gue setiap orang pasti punya pikirian masing-masing yang secara bersamaan dia juga sedang melakukan sesuatu hal. Multitasking kah? Mungkin. Tapi kalau kata gue bukan sekedar multitasking, bukan deh kayaknya. Itu hal yang tanpa sadar aja kejadian.

Sampai akhirnya gue sadar gak semua orang sama, gak semua orang punya cara berpikir yang sama dan tercetus lah kata-kata itu. Karena cara pikir orang berbeda-beda. Ada orang yang bisa dengan mudah fokus. Ada orang macem gue yang kalau mau fokus harus benar-benar ada yang dipikirin. Ah susah dan ribet. Gampang ke distract. Jarang banget bisa blocking mind. Cuman akhir-akhir ini gue lagi mikir, tuhkan mikir lagi, buat sederhana lah dalam memiliki perasaan sama halnya seperti sederhana juga saat memikirkan orang tersebut.

Siapa yang tau sih apa yang bakal kejadian sama diri lo sendiri atau bahkan orang - orang yang berada di sekitar lo? Maka yang gue pelajari akhir akhir ini adalah menyederhanakan perasaan gue ke siapapun entah orang tua, adik semata wayang gue yang amat gue sayangi, sahabat geblek gue, seseorang yang amat gue sayangi. Berusaha untuk yaudah begini aja. Buat diri gue sendiri? ini mungkin bentuk sayang gue sama lo heii dirisendiri. Gue gak mau lo terluka lagi ketika orang orang yang lo sayangi pergi atau nanti malah lo yang pergi tiba-tiba.

Dan muncullah pertanyaan itu, Kalau besok mati benar benar mati. Gimana? Pertanyaan yang muncul bukan "lo mau apa?" tapi "apa aja yang lo udah lakuin?" Disaat seperti itu, perasaan sudah tidak bisa menjadi suatu yang sederhana. Secara tiba-tiba gue jadi gak mau mati cepat, gak mau udahan gitu aja. Paling enggak gue mau bikin orang - orang tadi senyum dikit aja. Hehehe.

Semoga sehat selalu dan dapat bertemu :)

0 comments: