you broke me first by Tate Mc Rae

19:47 LuqyLugy 0 Comments

Hollaaaaaaaaaaa! wahh udah lama banget kayaknya gue gak nulis lirik lagu. Udah lama juga rasanya gue gak nulis lirik lagu barat. Kangennnn.. hahaha. Iyahh, gue sejak skripsi beres dan lain-lain, korona yang membuat gue betah menjadi pengangguran dengan setiap harinya asik menatap layar laptop atau hp belum menemukan lirik yang pas buat gue masukin di blog ini. 
Kemudian beberapa hari ini gue menemukan lagu iniiii...!  Selamat membaca!

pict by google


[Verse 1]

Maybe you don't like talking too much about yourself 
Mungkin kamu tidak suka banyak berbicara tentang dirimu sendiri
But you should told me 
Tapi seharusnya kau mengatakan pada ku 
That you were thinking 'about someone else
Bahwa kamu sedang memikirkan orang lain
You're drunk at party  
Kamu mabuk saat pesta 
Or maybe it's just that your car broke down 
atau itu mungkin hanya mobilmu yang mogok
You're phone's been off for a couple of months
Telfonmu sudah mati dalam beberapa bulan terakhir 
So you're calling me now 
Kemudian, kamu menelfon ku sekarang

Gue jarang ada di posisi dimana gue ditinggalkan apalagi karena 'orang lain' dalam sebuah hubungan. Lagu ini ngingetin gue sama pengalaman sahabat gue yang berbulan-bulan dicuekin sama cowoknya but she is strong atau pura-pura kuat walaupun setiap malem keknya dia tetep ngecekin hpnya. Setiap sahabat-sahabatnya ngasi saran buat putusin sahabat gue ini akan bilang "mungkin dia sibuk, udah gapapa, aku gak mau ganggu dia" cheesy memang. Tapi gitu kenyataan perasaan orang-orang yang dibuat 'menunggu'. Dia mencoba menangung bebannya sendiri dan bertahan sama perasaannya. 

[Pre-Chorus] 
I know you, you're like this 
Aku tau kamu, kamu seperti ini 
When shit don't go your way you needed me to fix it
Ketika masalah tidak pergi dari hadapanmu kamu membutuhkan aku untuk membereskan itu  
And like me, I did
Dan seperti aku, aku melakukannya 
But I ran out of every reason 
Tapi aku kehabisan alasan 

Tau gak sih, rasanya ketika lo selalu ada pas dia butuh dan pas lo butuh dia malah....huft. Hubungan yang dijalanin tuh kurang lebih kayak begini. Hubungan yang disetiap menyelesaikan masalahnya akan selalu lo yang mengalah. Lo yang akan mencoba mengerti sampai saatnya lo mikir alasan apalagi buat diri lo sendiri untuk menyelsaikan masalah. Gue bakal langsung ke verse 2 yaaaa.... chorusnya gue bakal taruh di akhir :)

[Verse 2] 

Took a while, was in denial when I first heard 
Butuh beberapa sesaat, aku menolak ketika aku mendengar
That you moved on quicker than I could've ever 
bahwa kamu moved on dengan cepat dari apa yang aku bayangkan 
You know that hurt 
Kau tau bahwa itu menyakitkan
Swear, for a while I would stare at my phone 
bersumpah, untuk sejenak aku menatap layar telfon ku 
Just to see your name
hanya untuk melihat nama mu 
But now that it's there, I don't really know what to say 
Tetapi sekarang itu berada disana, Aku tidak tau apa yang akan ku katakan

pernah suatu ketika lo berada di posisi yang sayang sama seseorang, kemudian lo ditinggalin gitu aja. Bahkan kenangan-kenangan lo sama orang itu menghantui seluruh isi memory hp lo, mau ngehubungi sekedar nanya kabar tapi stuck cuma sampai liat nomernya doang, atau ngebuka aplikasi pesan tapi gak sanggup buat ngetik apa-apa. Ada dua posisi kalo yang udah pernah gue rasain. Pertama, gue emang bersalah dan gak pantes buat ngehubungin dia lagi. Kedua, dia gak pantes buat dihubungi lagi. Menurut gue posisi lagu ini buat yang kedua, ketika dia ngehubungin lagi, rasa sakitnya itu bukan bikin lo benci sama dia, tapi bingung akan bagaimana menghadapi dia. 

[Bridge] 

What did you think would happen?
Menurut yang kau pikirkan apa yang akan terjadi?
What did you think would happen? 
Menurut yang kau pikirkan apa yang akan terjadi?
I'll never let you have it 
Aku tidak akan pernah membiarkan kamu mendapatkan itu 
What did you think would happen? 
Menurut yang kau pikirkan apa yang akan terjadi?

Berat yaaaa.. ketika lo udah berusaha memberikan yang terbaik kemudian dibandingkan dengan orang lain dan ketika mereka ada masalah seolah lo menjadi tempat penyelasaian masalah itu. Berkeluh, mendengarkan, meminta menyelesaikan apa yang dia perbuat. 

[Chorus] 

Now suddenly you're asking for it back 
Sekarang tiba-tiba kamu meminta untuk kembali 
Could you tell me, where'd you get the nerve?
Bisakah kamu memberitahuku, darimana kamu mendapatkan keberanian?
You could say you miss all that we had
kamu bisa mengatakan kamu merindukan semua yang kita miliki
But I don't really care how bad it hurts
Tetapi aku tidak terlalu peduli bagaimana buruknya rasa sakit itu 
When you broke me first 
ketika kamu menghancurkan ku pertama kali
you broke me first 
kamu menghancurkan ku dulu

Kerasa yaaa... otak sama hatinya gak disinkronkan. Lebih mementingkan gimana supaya hatinya sendiri bisa sembuh tapi dengan cara melukai hati orang lain. Egois? ya. Terkadang banyak hati-hati manusia yang seperti itu. Gak bisa apa-apa. Wajar kok, lo akan bertemu dengan banyak orang buat belajar. Tapi saran gue, lo sendiri jangan lupa buat melindungi diri lo. Bukan berarti lo egois dan gak mau membuat orang lain sembuh. Kalau kata salah satu sahabat gue pas gue lagi posisi kayak begini dia bilang "Kamu tau orang mana yang pantes buat kamu bantu. Dia? cukup jangan sampai kamu sakit lagi." Jadi, selamat membantu orang-orang yang memang pantas mendapatkan batuan lo yaaa :) 

Soo... sampai ketemu di postingan lirik selanjutnya! Have a nice day! Hope you like it :)

0 comments: