Curcol : Wandering Star

15:08 LuqyLugy 0 Comments

 
Huehehe. Selamat dataaaangg kembali dengan curhatan gue yang random. Iya! Gue juga kangen ngomongin film. Ada beberapa film yang sebenarnya gue tonton akhir-akhir ini, tapi kayak gue gak pada porsinya buat cerita. Mana pas nonton dari tengah sampe ending gue kebelet pipis. Asli. 

Tapi yang satu ini gak kalah bagus dari film. Ini sebuah novel yang gue sukaaaaaaaa banget. Bintang 100 kalo bisa mah dengan keterangan sangat puas. Suka sekali. Gue tuh sampe bingung mau cerita novel ini dari mana karena bagus, s-nya 1000? hahahahahaaha. Kalau baca ceritanya pasti paham kenapa gue bilang s-nya 1000 :)

pict by me


Oke kita mulai ceritanya... 

Jadi novel Wandering Star bercerita tentang Taraka Rahagi atau biasa dipanggil Taka dan Kaila Kanuragnala bisa dipanggil Ila. Kalau yang dari gue perhatiin seluruh novel akan bercerita tentang mereka berdua. Setelah gue baca novelnya yang kedua kali gue ngerasa oke, dunia ini hanya milik Taka dan Ila. Gue dan seisi bumi cuma ngontrak. 

Walaupun developing karakter pembantunya menurut gue masih kurang. Tapi ceritanya ini benar-benar indah. Indah bangetttt. Mungkin karena novel ini lebih bercerita tentang luka-luka masa lalu mereka. Bagaimana mereka bisa bertahan dan saling melengkapi untuk menyembuhkan luka mereka. Gue tekankan kalau bukan saling menyembuhkan tetapi mendampingi seseorang itu untuk menyembuhkan lukanya. Yang gue tangkep dari novelnya, sebuah luka itu hanya bisa disembuhkan oleh si pemilik luka. Jadi cerita Taka dan Ila bukan saling menyembuhkan luka mereka tetapi mendampingi agar pasangannya bisa melewati dan sembuh dari lukanya. 

What a beautiful story right? Gue belajar banyak dari novel ini untuk mencintai, menghargai, dan mengerti pasangan. Ternyata mencintai itu bisa seindah itu loh. Mungkin akan ada rasa sakitnya tapi mereka tau cara menghadapi rasa sakit itu, dan bisa menerima satu sama lain. 

Jujur, disatu sisi novel ini lucu. Soalnya lo bakal ngerasain gimana senyum-senyum sendiri pas awal mereka pdkt. Tapi di sisi lain lo bisa nangis bombay karena cerita masa lalu mereka. Gue beberapa kali ada senyum sendiri kayak bales chat gebetan terus abis itu nangis kayak abis baru putus. 

Novel ini alurnya maju. Gue suka banget karena untaian kata per katanya indah. Gak lebay tapi indah dan pas. Penulisannya juga bagus banget. Gue angkat topi buat Mba Reen karena udah nulis dengan sangat indah. 

Banyak banget pelajaran yang gue bisa ambil bukan hanya soal cinta dan mencintai. Tetapi juga soal memaafkan dan mengikhlaskan. Memaafkan orang yang tidak akan pernah bisa kita benci. Mengikhlaskan orang yang selamanya kita sayang untuk pergi. Kalau ditanya harus banget nih baca novel ini? gue bakal jawab HARUS. hahaahahaha. Sesuka itu. 

Selain novel nya lo bakal dapet juga satu buku puisi yang lo gak bakal pernah nyesel baca buku itu judulnya, I Am Afraid I Am Easy to Forget. Kata orang ada yang bilang baca bukunya kayak berasa dipeluk sama si buku. :) Kesan gue abis baca novel ini jadi makin sayang sama diri gue sendiri. Jadi mau memiliki seseorang untuk gue temani dan menemani gue. Kayak apa yang gue tulis tadi ternyata saling mencintai tidak seburuk itu. 

Gak afdol dong kalau gue gak ngasi quotes. Kalo bisa seisi novelnya gue highlight karena bagus semua. hahahahahaha. Ini sekilas kata-kata yang ada di Wandering Star, 

"... Point utamanya kan Taka sudah berusaha. Kalau kita sudah memberikan yang terbaik yang kita bisa, entah apapun hasilnya, itu pasti sudah bernilai baik." - Raha Wajendrapurna

Sepertinya jatuh hati paling sempurna adalah ketika ia memberikan kita sebuah ketenangan. 

"... Kamu nggak perlu menyenangkan semua orang. Asal kamu jadi baik ke siapapun tanpa melihat mereka siapa. itu udah cukup. Itu adalah sebaik-baiknya cara untuk jadi manusia." 

Tiga itu ajaaaaa. Semoga penasarann yaaa sama novelnya juga poetry book-nya. 

0 comments: