Funeral.

11:11 LuqyLugy 0 Comments

Helloo.. Apa kabar? semoga kita semua selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa :)

Kenapa sih judul blognya sedih banget? wkakaka. Kenapa yaa? 
gue selalu merasa nyaman menulis tentang ini semua. Entah. Selalu berpikiran kematian selalu ada di depan mata, tap tidak ingin meninggalkan semuanya juga. Lucu memang seorang manusia yang menulis ini. 

Pagi ini gue cek kepala di dokter, baru dokter umum sih. Hmm.. ada kemungkinan mengerikan tapi katanya kalau tidak membaik disuruh ngecek yang lebih proper. Yakk sampai situ dulu curhatan saya. hehehe. 

Kemudian setelah dari klinik gue mulai deh, mengerjakan tugas akhir yang semoga sebentar lagi benar-benar menemui akhirnya. Hehe doakan yaa! Sedikit lagi. Kemudian ditengah-tengah keisengan dalam mengetik skripsi gue melihat video-video. 

Salah satunya video pemakamannya Jonghyun Shinee, orang-orang yang merasa kehilangan sangat besar. Gue benar-benar gak mau menyalahkan orang-orang yang berada di sisi terdekatnya. Pada dasarnya itu adalah keputusan JOnghyun sendiri untuk mengakhir kehidupannya. 

Waktu itu gue pernah nonton salah satu variety show korea yaitu Knowing Brothers di episode ke 50nya mendatangkan tamu Shinee. Nah pas giliran Jonghyun mengungkapkan ingin menjadi apa dia kelak jika tidak menjadi idol. Dia bilang ingin menjadi penulis, dan ternyata dia sudah menerbitkan salah satu buku. Terus ditanya kan salah satu kutipan dari buku itu yang dia suka apa, Jonghyun menjawab "Dia tidak pernah membayangkan akan bertemu dengan depresi semengerikan seperti itu". Sedih gue bacanya. Karena gue nontonya sesudah berita kematiannya yang bersangkutan bunuh diri. Pas gue nonton dan baca itu sedih. Berasa di dalam tulisannya itu dia berkata kalau dia depresi dan membutuhkan seseorang bersama dan yang mengerti dia. 

Kita tidak pernah tau, sampai sekarang aja gue masih belajar untuk memahami diri gue yang absurd dan abstrak ini. Gue masih berjuang melepaskan dan berdamai dengan beberapa kesedihan yang selalu menghantui gue. Gue berusaha untuk positif dan berteman dengan segala perasaan yang pernah gue temui. Disatu sisi ada hal yang begitu menakutkan. "Bagaimana dengan perasaan menyerah dan aku harus berakhir memutuskan hal yang sama?" hemm... 

Tapi gue mikir lagi, semua keputusan ada di tangan gue, beberapa bukan di gue. Mengapa hal yang gak sama sekali bisa gue kontrol harus gue pikirkan? Mengapa gue gak memutuskan untuk bahagia? senang dan yaaa kalau memang sudah waktunya gue gak menyesali apa-apa. Setidaknya penyesalan gue berkurang seidkit lah. Hidup ini untuk apa sih? Buat dibawa sedih terus? Buat terus-terusan terpuruk? enggak kan. Aku berhak memperjuangkan apa yang emang mau aku perjuangkan :) 

Buat kamu yang emang butuh teman bisa kok kita ngobrol-ngobrol. Hope you have a nice day. 
Ah iyaa... Jangan pernah berpikiran sendiri. Lo sama sekali gak sendiri. Buat orang yang pernah bilang ke gue, kalo pada dasarnya manusia itu sendiri. Bangkit banyak orang yang sayang sama kamu, liat sekeliling kamu karena banyak juga yang secara diam-diam terus berada di samping kamu. 

0 comments: