Before You Go by Lewis Capaldi

17:28 LuqyLugy 0 Comments

Hellooo, sebenarnya ada sih postingan sebelum ini yang masih jadi draft, lagunya Lewis Capaldi juga yang judulnya Someone You Loved. Tapi tiba-tiba gue cuman nulis sampai pembukaan apa verse pertama gitu terus gak mood. Ahh... akhirnya coba denger lagi lagu-lagu yang lain sambil coba buat ganti suasana. Eh malah ke play si Before You Go ini and this song stuck in my head. Hahaha. Gue juga gak tau sih ini lagu bercerita tentang apa. Tapi yang menarik, setelah gue baca-baca lagi, ternyata lagu ini berisi tentang seseorang yang ingin menyelamatkan orang yang ingin bunuh diri. Dan apa yang bisa kita bantu ketika mendengar seseorang lelah dengan hidupnya? Katanya lagu ini berdasarkan cerita Bibinya Lewis yang meninggal. 

Oke sebelumnya, jika kamu lelah tidak ada salahnya untuk berhenti sejenak menghela nafas yang terasa berat. Jangan dipaksakan untuk terus menerus berusaha, akan tetapi kamu adalah orang yang terlalu kuat untuk hanya sekedar menyerah. 

Kita mulai? :) Selama membaca, hope you like it!

I fell by the wayside like everyone else
Aku telah jatuh (gagal) seperti orang lain
I hate you, I hate you, I hate you but I was just kidding myself
Aku membenci mu tapi aku membohongi diriku sendiri 
Our every moment, I start to replace
Setiap moment kita, Aku mencoba untuk menggantinya
'Cause now that they're gone all I hear were the words that I needed to say
Karena semuanya telah menghilang, Aku hanya ingin mendengar kata-kata yang ingin aku katakan

Sedih, sekilas gue menulis mungkin artinya mencoba memahami apa yang mau disampaikan dari 4 baris lirik ini. Seperti orang yang lelah dan ingin mengakhiri hubungannya. Hmm... sampai sini gue melihat hubungan patah hati, putus, tidak ada harapan, lelah, ingin mengganti kenangan-kenangan itu. Sudah merasa gagal dan sulit untuk menyalahkan. Karena ketika menyalahkan ada perasaan membenci tetapi itu sama saja membohongi diri sendiri. Pada kenyataannya dalam suatu hal yang dijalani dan diputuskan atas hidup, maka yang utama perlu disalahkan adalah diri sendiri. 

When you hurt under the surface
Ketika kamu merasa sakit di bawah permukaan  
Like troubled water running cold 
Seperti air yang sulit mengalir
Well, time can heal but this won't 
Waktu bisa menyembuhkan tetapi untuk yang ini tidak

Ada suatu waktu yang gue pahami semua luka memang terasa sakit, namun akan ada saat itu akan sembuh dengan obat atau dengan sendirinya. Untuk urusan hati atau perasaan, kita gak pernah tau 'obat' apa yang berfungsi dengan baik untuk menyembuhkan. Tau-tau dengan adanya perubahan suasana, atau mungkin perubahan dalam diri sendiri, pikiran yang ke arah yang lebih positif itu semakin tidak terasa sakit. Apakah sembuh? Mungkin ada yang sembuh ada juga yang jika teringat  saat kembali merasakan rasa sakitnya. Ada suatu keadaan dimana terdapat luka yang terus bertahan, enggan untuk sembuh bahkan oleh waktu. Sangat sulit didapat obatnya, dan harus dengan diri sendiri yang mau berjuang. 

So, before you go 
Jadi, sebelum kau pergi
Was there something I could've said to make your heart beat better?
Adakah sesuatu hal yang dapat ku katakan untuk membuat detak jantung mu lebih baik?
If only I'd have known you had a storm to weather 
Jika saja ku tau kau bertahan dalam badai
So, before you go 
Jadi, sebelum kau pergi 
Was there something I could've said to make it all stop hurting?
Adakah sesuatu yang dapat ku katakan untuk membuat itu berhenti terasa menyakitkan?
It kills me how your mind could make you feel so worthless
Itu membunuhku bagaimana bisa pikiranmu membuat mu begitu tidak berharga 
So, before you go 
Jadi, sebelum kau pergi

Yap, di chorusnya yaa.. baru kerasa, kalau ini lagu buat nguatin seseorang. gue pernah berada di suatu keadaan yang benar-benar mau ngebantu orang tersebut dari keterpurukannya. Apa yang mesti gue lakuin buat orang itu supaya pikirannya akan 'pergi' bisa dia atasi. Bukan soal orang yang ingin mengakhir hidupnya. Tapi bagaimana kita bisa membantu untuk meringankan beban itu tanpa menyakiti diri sendiri. Bisa kuat untuk menuntun dia, meringankan bebannya. Jadi buat kamu di luar sana, adakah yang bisa dibantu untuk meringankan beban mu? bicaralah dengan sahabat kalian jika memang terasa lelah, ungkapin apa yang ingin kalian dengar. Ungkapin juga kalau memang sebenarnya dia tidak perlu berkomentar apa-apa dan kamu hanya butuh untuk didengar. Kamu bisa melewatinya bersama dan demi diri mu sendiri. Akan datang orang-orang yang benar-benar menyayangi mu. 

Was never the right time whenever you called 
Tidak pernah di waktu yang tepat saat kau menelfon 
Went little by little by little until there was nothing at all 
sedikit demi sedikit sampai tidak ada sama sekali 
Our every moment, I start to replay 
Setiap moment kita, aku memulai untuk mengulang
But all I can think about is seeing that look on your face
Tetapi semua yang bisa aku pikirkan tentang melihat ekspresi itu di wajah mu

hmm... mungkin ketika kita merasakan perasaan lelah itu dan ingin bercerita kepada orang terdekat, kita tidak akan pernah berada di waktu yang tepat. Karena terkadang ada perasaan yang diselimuti bagaimana kalau perasaan ku menyusahkan perasaan orang lain? Yang gue alami selama ini, emang bener sih. Gak ada manusia tanpa masalah, jadi lo mau cerita sama orang lain, pasti dia juga punya masalah. Bahkan masalahnya bisa lebih berat dari yang lo punya tapi dia bisa? kenapa? mungkin karena dia mau berbagi. Dia mau orang-orang terdekatnya juga bisa mengerti dia dengan rasa dan luka yang dia punya. Ketika lo memutuskan untuk 'pergi', apakah lo yakin lo gak meninggalkan luka buat orang-orang terdekat lo yang bahkan belum lo kasi kesempatan buat nyelamatin lo?

Would we be better off by now 
Dapatkah kita menjadi lebih baik sekarang
If I'd have let my walls come down 
Jika ku runtuhkan tembok-tembok ku?
Maybe I guess we'll never know 
Mungkin aku menebak kita tidak akan pernah tau
You know, you know
begitu kan?

Yakan kalau saling terbuka, sama-sama menceritakan apa yang dihadapi, meruntuhkan tembok-tembok ego yang kita punya? akan menjadi lebih baik? pasti. Ego yaaa... namanya juga manusia, sama-sama punya apa yang ingin dilindungi dalam dirinya. Ahhh.... mengalah sama diri sendiri itu sulit ya. Ahh.. gue sampai sekarang masih belajar. Membantu orang yang 'lelah' dengan dirinya sendiri, jujur sampai sekarang gue juga masih cukup bertahan sama diri sendiri. Jadi kalau memang membantu dengan kata-kata yang bisa gue lakuin hanya dengan seperti ini mungkin? kalau mau cerita lebih banyak juga bisa. 

Oke, dari lagu ini yang bisa gue ambil. Setiap orang punya masalahnya tergantung lo mau membagi masalah lo atau enggak. Tetapi jangan pernah lelah yang berujung menyerah atas diri lo sendiri. Minta tolong kalau sudah tidak sanggup lagi. Tembok ego juga bisa lo coba buat menolong teman lo sendiri. Setidaknya ketika orang terdekat lo memutuskan untuk 'menyudahi'nya lo udah membantu. Tidak terlarut dalam kesedihan. 

See you in the next song? maybe. Stay safe everybody. I hate the virus too. 

0 comments: