Curcol : The Midnight Library

20:38 LuqyLugy 0 Comments

 
Selamat akhir minggu! Asik yaa bakal ada long weekend nih. Ada rencana kemana? Gue packing. Iyap gue bakal pindahan (lagi). It's another journey. Okke.. itu sedikit kabar terbaru gue. Tapi kayaknya dari sebelumnya gue udah ngomong yaa kalau gue bakal pergi-pergi lagi. 

Hari ini mau curcolin sebuah novel yang gue suka banget. Kayaknya gue lagi suka baca buku fantasi. Masih inget gak curcolan gue soal buku Keajaiban Toko Kelontong Namiya? Ini linknya kalau lupa https://artandhate.blogspot.com/2021/05/curcol-keajaiban-toko-kelontong-namiya.html . Novel The Midnight Library punya vibes yang sama kayak novel Keajaiban Toko Kelontong Namiya, sebuah novel yang tiap lembarnya lo baca bakal menghangat. 

Okeee... karena gue udah gregetan banget mau cerita soal novel ini So here is it... Hope you like it!

pict by me

Jadi novel karya Matt Haig ini ada beberapa yang review lebih enak baca English versionnya. Tapi karena kemampuan membaca gue cukup lemah di english jadi gue memutuskan untuk membaca versi Indo-nya. Turns out it's amazing. Jadi saran gue kalau memang lo sudah cukup mumpuni buat baca versi Englisnya. I would recommend you to read english version. Tapi menurut gue dengan membaca versi Indo-nya udah asik dan cakep banget. Mungkin ada beberapa kata terjemahan yang aneh, tapi gak seaneh buku science fiksi. Jadi ini masih mending banget.

Novel ini bisa dibilang ada unsur science nya juga karena bahas beberapa soal ruang dan waktu, dunia paralel, dan something like slider. Slider ini istilah buat pelaku yang melakukan perjalanan dunia paralel. 

Kenapa novel ini gue bilang bagus dan salah satu novel favorite gue? Karena novel ini juga buat sadar kalau hidup tuh BERHARGA. Setiap pilihan yang lo buat di dalam dunia mungkin ada banyak penyesalannya di suatu hari tapi bisa juga itu jadi salah satu yang terbaik yang bisa lo lakuin dan hiduplah. 

Lo bakal melihat berbagai macama versi hidup dari Nora. Nora adalah tokoh utama dalam novel ini yang bertemu dengan petugas perpusnya saat dia masih hidup. Jadi dia menjalani kehidupan-kehidupannya di dunia lain. Kehidupan lainnya. Kehidupan yang dia inginkan tetapi dia tidak memilih jalan itu saat ada dalam sebuah pilihan. Kemungkinan-kemungkinan kehidupan lainnya yang akan terjadi jika dia memilih jalan itu. 

Setiap lembar kehidupan itu berharga. Tapi sebenarnya apa sih yang lo mau lakukan dalam kehidupan? Hidup seperti apa yang lo cari? Kenapa setiap kehidupan yang lo pikir akan bahagia ternyata gak sebahagia itu? 

Ketika lo menyesal dalam kehidupan lo coba deh baca buku ini. Mungkin rasa penyesalan lo akan pilihan bisa sedikit berkurang. Kayak yang pernah gue tulis juga sebelumnya, hidup itu sebuah pembelajaran. Jika bahagia terus gak seru. Serius deh. Lo bisa baca novel ini. Sebuah kehidupan-kehidupan yang berbeda dijalani oleh orang yang sama. 

Nope, novel ini bukan soal romance kok. Mungkin ada romance-nya tipis-tipis tapi fokusnya bukan itu. Fokusnya Nora dan kehidupan-kehidupannya. Alurnya maju. Ada beberapa kejadian flashback tapi itu gak ganggu alur. Jadi lo gak bakal bingung atau merasa aneh. 

"Kau tidak perlu mengerti kehidupan. Kau hanya perlu hidup."

Jadi semoga penyesalan-penyesalan yang terjadi saat ini bisa lo pikir ulang dan bisa buat lo mikir kalau hidup itu gak semengerikan itu? dan gak sejahat itu. Hidup yaaa hidup. 

Salam sayang dari gue. You're worth it. See you! 

0 comments: