Kisah Cinta Hari Ini

17:49 LuqyLugy 2 Comments

 
Kisah pasangan 80 tahun. 

Perempuan renta yang sudah tidak memiliki satu buah gigi-pun menatap ku dengan air mata yang memenuhi kelopak matanya. Sementara sang suami yang juga sama rentanya meledek perempuan tua itu karena menangis benar-benar seperti bayi. 

Aku, mama, papa, dan pasangan renta yang ku kasihi. Kami tertawa bahagia hari itu. 

Pasangan tua itu adalah Kakak tertua dari papa ku. Kakak perempuannya menikah dengan seseorang lelaki yang sangat membuat ku iri. Karena Uwak (panggilan ku untuk Kakak Papa) Aki terlihat sangat mencintai Uwak Uwan. 

Melihat Uwak Aki melinting rokok tembakau dengan alat yang amat sangat berumur tetapi canggih membuat ku penasaran. 

"Uwak Aki gapapa emangnya kalo banyak ngerokok?" Tanya ku pada mereka. 

Uwak Aki bersemangat menjawabnya dengan, "Siapa yang berani marahin Uwak? Merokok itu bukan haram hanya makruh." Ucapnya sambil menggebu-gebu tetapi senyuman tidak pernah hilang dari wajah lelaki tua itu. 

"Uwak Uwan gak marah?" 

Karena pendengarannya yang sudah menurun membuat Uwak Aki mengulang kembali pertanyaan ku. Aneh, mereka seperti cepat untuk saling mengerti. Walaupun dengan segala keterbatasan yang ada. Tau gak Uwak Uwan bilang apa? Oya, kali ini Uwak Aki kalah cepat, mama ku lebih dulu menerjemahkan perkataan Uwak Uwan. Dia bilang, 

"Gapapa. Pokoknya Uwak Aki bahagia, seneng, tetep sehat." 

Kita semua tersenyum. Uwak Uwan memang sudah renta. Tetapi sangat cantik. Senyumannya mengatakan hal itu hingga hari ini masih ku ingat. 

"Cantik." Kata Uwak Uwan pada ku yang ku tanggapi dengan senyuman. 

"Kamu juga kalau dipasangin gigi palsu, jadi yang paling cantik. Yaa Gak? Uwak kalau pakai gigi palsu langsung balik jadi gadis lagi." Kata Uwak Aki meminta persetujuan ku. 

Aku tertawa. Sekaligus tersipu, benar-benar seperti menonton pasangan tua lagi pacaran. Dia tahu walaupun Uwak Uwan tidak mendengarnya dia tidak pernah bosan memuji Uwak Uwan. 

Ah, iyaa. Aku mengunjungi mereka karena aku hendak berpamitan untuk sementara waktu bertugas di lain pulau. Ternyata bukan aku yang lebih dahulu pergi, Uwak Uwan lebih dahulu meninggalkan ku. Bukan hanya aku tetapi semua orang. Selang beberapa hari Uwak Uwan jatuh koma dan tidak lama dari itu dia meninggalkan Uwak Aki. Tepat hari ini. 

Hari ini aku melihat sosok suami yang humoris harus kehilangan wanita yang paling dicintainya. Teman hidup, mengobrol, memberikan juga diberikan rasa cinta dan kasih sayang. 

Uwak Aki sama sekali tidak menangis saat aku datang. Dia menggenggam tangan ku erat dan menceritakan mendiang istrinya yang bernyanyi untuk ku saat perpisahan kemarin. Aku melihat luka dalam, bagaimana Uwak Aki saat kita berkumpul sebelumnya terlihat amat mencintai Uwak Uwan lalu kali ini secara tiba-tiba harus kehilangan dirinya yang lain.  

Uwak Uwan amat dicintai oleh Uwak Aki. Jika pada awalnya aku mungkin tidak percaya lirik lagu 'Separuh jiwa ku pergi' maka kali ini aku melihat di depan kepala ku kalau seseorang benar-benar telah kehilangan separuh jiwanya. 

Tanpa tangis dengan hati yang begitu besar Uwak Aki melepaskan Uwak Uwan. Air mata ku menetes, aku tersadar kalau aku menangis. Menangis karena Uwak Aki. Dia kehilangan sosok mengobrolnya, berantemnya, menangis, tertawa, bahkan untuk sekedar berdiam diri di dalam ruang yang sama. Orang yang terus menerus ada lebih dari separuh hidupnya sudah pergi untuk pulang ke rumah Sang Pencipta. 

Cinta mereka membuat aku iri. Cinta yang biasa saja tidak berlebihan tetapi saling mengasihi. 

Kata mama jika menikah maka yang pertama adalah harus ikhlas. Ikhlas menerima kekurangan pasangan apalagi kelebihannya. Melihat mereka aku tersadar dari mimpi panjang ku. Jika bukan karena ikhlas maka seseorang tidak akan pernah mendampingi orang lain yang bahkan tidak ada hubungan darahnya selama ini. Jika bukan karena ikhlas dia juga tidak akan mampu melepaskan orang yang selama ini menemaninya. 

Tuhan tolong perkenankan aku juga merasakan keikhlasan itu. Baru kali ini aku melihat mencintai dan dicintai seindah itu. 

Selamat jalan Uwak Uwan. 

2 comments:

  1. Meweeeekkk..indeed the meaning of separuh jiwa😢😭 semoga husnul khotimah uwak

    ReplyDelete