Hard Sometimes by Ruel dan Runtuh by Feby Putri ft. Fiersa Besari

23:59 LuqyLugy 0 Comments

 
Life

Jadi kali ini gue mau bercerita dua buah lagu. I think kedua lagu ini punya ceritanya. Mirip. Senyawa. 
Ada dijudul ya. Hehehe. Hard Sometimes by Ruel dan Runtuh by Feby Putri ft. Fiersa Besari. 

Kedua lagu ini berbicara kalau life is suck, kadang-kadang. 

Pertama-tama gue mau mengapresiasi penulis lirik lagu Runtuh yang juga penyanyi lagu ini. Liriknya benar-benar beda yaa dari lagu Indonesia kebanyakan. Walaupun gue tau Fiersa memang seorang yang mencintai sastra dan perangkai kata yang hebat. Tapi yang ini cukup buat gue diem beberapa saat pas denger lagunya pertama kali. Sementara Feby Putri gue baru tau lagunya yang ini. Atau ada lagu-lagu lainnya tapi gue gak pernah sadar kalau itu lagu dia. 

Hard sometimes gak sengaja gue temuin pas lagi shuffle lagu di playlist spotify. Baru-baru ini gue denger. Eh, pas banget lagi sering dengerin Runtuh. Gue ngebatin, kayaknya dua lagu ini sedang mewakili diri. Dan sama. So, cerita kali ini I'm trying to tell you about the feeling. 

Kali ini gue bakal pake gambar, terus gue coba buat cerita kedua buah lagu ini. Jadi ini diaaa... hope you enjoy it! 

pict by me


Kedua buah lagu ini bercerita tentang keluhan. Menormalisasi untuk seseorang itu merasa lelah. Karena selama ini society sering banget nuntut kita dengan berbagai macam cara untuk kuat. Seolah "lelah yang sedang gue rasain kali ini gak semelelahkan lelahnya orang lain". Hard sometimes sama Runtuh punya kesamaan rasa dalam lagunya. Ketika di awal verse mereka benar-benar merasa sepi dan sibuk dengan diri sendiri untuk bertahan. Cuman mau secercah harapan aja kok. 

pict by me

kan. 

Kalau lelah gapapa kok buat take a break. Bernafas. Bicara lebih banyak sama diri sendiri. Gak perlu ada orang lain. Cukup sama diri sendiri aja. Gak perlu dengar apapun kata orang lain. Dia bukan elo yang tau diri lo sendiri kayak apa. Beban dia dan lo itu beda. Bukan suatu hal yang bisa diukur sama dengan satuan yang sama pula. Ketika negrasa menjadi egois, memangnya kenapa? Egois demi bahagianya lo sendiri kan. Tapi jangan pernah lupa juga untuk kembali menjadi baik ya. Jangan pernah egois dengan menyakiti diri sendiri. Merusak diri. Jangan. 

pict by me

Siapa yang punya temen brengsek kek begini? 

I'm sorry. Gue juga pernah begini sih. Ke diri sendiri juga iya. Ke orang lain juga iya. Bersyukur itu penting. Bener kok, bikin diri jadi lebih baik. Tapi kalau bersyukurnya juga karena 'disuruh' bukan bikin jadi lebih baik. Ada juga bikin diri mau pecah. Punya temen yang tau lo banget-banget, it's a gift. :) Jadi kalau kata gue, emang waktunya mengeluh maka mengeluh lah. Manusiawi kok. Tapi jangan lupa juga yaa dibalik keluhan-keluhan itu pasti ada kebahagiaan atau mungkin pelajaran yang bisa diambil. 

The Lasttttt! 

pict by me

Hidup tuh emang tempatnya belajar kok. Roda kehidupan itu berputar juga benar adanya. Ada saatnya lo mau ketawa maka ketawa dan berbahagia lah sepenuh hati. Ketika lelah dan ingin menangis maka menangis dan bersedih lah juga sepenuh hati. Perasaan diciptakan seimbang dan sama besarnya. Kenapa bersedih dan menangis menjadi sebuah kesalahan? Kalau lelah istirahat. Gapapa. Istirahat bukan berarti juga menjadi tertinggal dengan yang lainnya kan? Toh rute jalan hidup tiap orang itu beda-beda. 

Hanya diri lo sendiri yang lo punya. Hanya lo yang paling tau lo mau apa dan apa yang dibutuhin. Kalau bukan lo yang sayang sama diri lo sendiri terus siapa? :)

That's it! 

Thank you for reading this chit chat. Hope you like it. :) dan semoga gue gak sok tau banget soal hidup karena yaa gue juga kurangnya masih banyak banget. 

see you!

0 comments: