His Eyes.

19:15 LuqyLugy 0 Comments

 
Banyak kata, banyak doa ku panjatkan. Di awali dengan banyak semoga yang aku tahu sejak saat itu aku sudah memilihnya. 

Meyakinkan diri ku sendiri bahwa ini cerita yang berbeda. 
Meyakinkan diri ku sendiri bahwa semua akan baik-baik saja. 

"Mengapa Tuhan tidak memberikan kebahagiaan yang kekal yaa di dunia?" 

"Mungkin, karena Dia tahu ciptaan-Nya yang satu ini akan lupa." 

Laut selalu menjadi tempat favortit ku, dia tahu akan hal itu. 
dan... 
Laut terutama suara ombak menjadi hal favorit baginya. 

Ah.. seharusnya aku tidak menambahkan memori tentang laut ku dengan dia yang ada di dalamnya. 

Tuhan, jika memang adendum yang diajukan olehnya padaku dan aku setuju, Bolehkah adendum dengan perihal yang sama kami ajukan pada-Mu? Aku... terutama aku akan sedikit memaksa pada tulisan ini agar banyak yang mengaminkan, agar banyak yang ikut mendoakan. Tapi pantaskah? 

Apakah sebuah permohonan untuk tetap tinggal akan membuat mu bertahan? 

Jika suatu saat nanti kamu berpikir ini tidak akan pernah berhasil akankah kamu akan tetap mencoba jalan yang sama? 

"Bagaimana jika nanti disebuah lembar cerita kita ada kata ku yang melukai mu?" 

"Ed Sheeran bilang gini, 'That's okay, baby, only words bleed'." 

Aku tertawa membaca jawaban darinya. Mungkin ada beberapa waktu dan sepanjang hari kami merasa tidak baik atau sangat baik. Tuhan Maha Baik. Tiap kalimat yang terucap dengan sorot matanya, kesungguhan yang selalu dia berikan dari tiap kata memudarkan ketakutan dan suara-suara berisik itu. Jika itu sebuah kebohongan, maka biarkan itu menjadi salah ku karena percaya. Jika itu suatu kebenaran maka beruntunglah aku.  

Kala itu, ketika semua sedang tidak baik. Tolong bersama ku bertempur melawan segala prasangka yang bermain riang di dalam pikiran ku dan mempengaruhi perasaan juga rasa yakin ku padamu.

Mari buat dunia yang damai, tenang, juga nyaman... 
Akan lebih banyak semoga yang aku panjatkan. 

Banyak lembar yang aku persiapkan untuk cerita dengan tawa dan senyum bahagia di dalamnya. Karena kali ini, untuk saat ini aku ingin mengusahakan bahagia ku, sehat ku, damai ku. 

Yang dimana di dalam lembar-lembar itu banyak kita yang juga aku tuliskan. 




0 comments: